Hisab Falak Pajagalan

Tampilkan postingan dengan label Arah Kiblat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arah Kiblat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2009

Rashdul Qiblat (Hari ke-2)

Hari ini, Kamis 16 Juli 2009 M. kita bisa meluruskan arah kiblat, karena pada saat ini matahari akan melintasi tepat di atas Ka'bah pada pukul 12.27 waktu Mekkah, atau sekitar pukul 16.27 Waktu Indonesia Barat. Jadi apabila kita melihat (menghadap) matahari pada saat itu, maka sama dengan kita sedang menghadap ke Ka'bah (Kiblat).

Bagi yang sedang/akan membangun masjid/musholla, saat ini adalah waktu yang tepat untuk menentukan arah kiblat, karena cara seperti ini merupakan cara yang sangat mudah dibandingkan dengan menggunakan kompas. Apabila menggunakan kompas disamping harus mengetahui kemiringan sudut arah kiblat dari arah barat/utara, juga harus memperhatikan penyimpangan magnet bumi terhadap jarum kompas.

Adapun kendala untuk cara ini adalah hanya terjadi dua kali dalam setahun dan sangat tergantung cuaca.

Berikut cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengetahui arah kiblat yang benar:

Pertama, tancapkan tongkat yang lurus (kira-kira satu meter) di tempat yang masih tersinari matahari.

Kedua, pada saatnya amati bayangan tongkat tersebut, maka dari ujung bayangan ke tongkat yang mengarah ke Barat agak miring ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat.

*ingat jam/arlojinya harus disesuaikan dulu dengan benar.

Penentuan arah kiblat ini bisa saja maju atau mundur 1-2 hari, karena pergeserannya relatif sedikit yaitu sekitar 1/6 derajat perhari.
Jadi jika hari ini belum berhasil, maka masih bisa dilakukan besok.

Untuk lebih jelas lihat di sini atau di sini.

Terusannya - Rashdul Qiblat (Hari ke-2)

Minggu, 03 Mei 2009

Rashdul Qiblat (Hari ke-1)

Bulan Mei dan Juli oleh ahli hisab/falak dijadikan sebagai bulan untuk meluruskan arah kiblat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rashdul Qiblat, yaitu dengan memanfaatkan posisi matahari tepat di atas Ka’bah (Istiwa A’zam/utama).

Istiwa itu sendiri adalah fenomena astronomis saat posisi matahari melintasi garis meridian langit, dan biasa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Dzuhur. Sedangkan Istiwa A’zam hanya terjadi apabila deklinasi matahari besarnya sama dengan lintang tempat..

Rosydul Qiblat hanya bisa dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 waktu Makkah dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 waktu Makkah pada tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun-tahun Kabisat (Februarinya 29 hari) tanggal ini dapat maju 1 hari (27 Mei dan 15 Juli).

Yang pertama di tahun 2009 ini, Rashdul Qiblat bisa dilakukan pada:

Kamis, 28 Mei 2009 M

Pukul 16.18 WIB

Penentuan arah kiblat ini bisa saja maju atau mundur 1-2 hari, karena pergeserannya relatif sedikit yaitu sekitar 1/6 derajat perhari.

Cara menentukan/meluruskan arah Kiblat:

1. Tentukan lokasi yang akan diluruskan arah kiblatnya (mesjid, musholla atau rumah).

2. Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 sampai 2 meter dan jam/arloji yang sudah disesuaikan waktunya secara tepat dengan radio/televisi/internet.

3. Tancapkan tongkat secara tegak dengan bantuan pelurus berupa tali dan bandul, pada permukaan tanah yang datar dan masih mendapatkan penyinaran matahari.
Ingat, persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya rashdul kiblat agar tidak terburu-buru.

4. Pada saatnya, amati bayangan tongkat (karena sore hari, maka arahnya ke timur) dan beri tanda dengan garis atau tali. Sayangan tadi dari ujung bayangan ke tongkat yang mengarah ke Barat agak miring ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat.

Sudah tepatkah arah kiblat shalat anda?
Terusannya - Rashdul Qiblat (Hari ke-1)

H o m e

Simple Layout by Village Idiot Savant