Selasa, 10 Agustus 2010

Jadwal Shaum Ramadhan 1431 H

Jadwal Waktu Shalat bulan Ramadhan 1431 H. untuk daerah Bandung dan sekitarnya




Untuk versi pdf-nya klik di sini
Terusannya - Jadwal Shaum Ramadhan 1431 H

Sabtu, 07 Agustus 2010

Ramadhan 1431 H

Tak terasa tinggal beberapa hari lagi kita memasuki bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, rahmat dan maghfirah-Nya.

Ramadhan kali ini kemungkinan besar akan dimulai secara bersama-sama, walau peluang terjadinya perbedaan masih ada walaupun kecil.

Persatuan Islam (PERSIS) dan Muhammadiyah sudah memastikan bahwa mereka akan memulai Shaum pada hari Rabu, tanggal 11 Agustus 2010 M. Sedangkan Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil keputusan hari Selasa (malam Rabu).

Dengan menggunakan software Mooncalc v.6, kita akan mencoba menentukan Awal Bulan Ramadhan 1431 H, sebagai berikut:

Kota yang dihitung : Bandung, Jawa barat - Indonesia

Ijtimak terjadi pada hari Selasa, 10 Agustus 2010 M
Pukul: 3:09:08 GMT / 10:09:08 WIB


Matahari Terbenam pukul : 17.54.13
Azimut Matahari : 285° 25' 58"
Tinggi Hilal : 1° 28' 47"
Azimut Hilal : 281° 13' 28"
Umur Hilal : 7 jam 46 menit
Selisih Azimut : -4° 12' 30"
Sudut kemiringan : 5° 04' 27"
Jarak Matahari-Hilal : 357.952,54 km

Dengan data di atas dapat disimpulkan bahwa:

1. PERSATUAN ISLAM yang menggunakan kriteria Wujudul Hilal seluruh Indonesia menetapkan: karena tinggi hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk (+), maka tanggal 1 Ramadahan jatuh pada hari:

RABU, 11 Agustus 2010 M


2. MUHAMMADIYAH yang menggunakan kriteria Wujudul Hilal di sebagian tempat di Indonesia menetapkan: karena hilal sudah wujud di Indnesia, maka tanggal 1 Ramadahan jatuh pada hari:

RABU, 11 Agustus 2010 M


3. PEMERINTAH yang menggunakan kriteria Imkanurrukyah seharusnya sudah bisa menetukan 1 Ramadhan karena di sebagian wilayah Indonesia ketingian hilal sudah mencapai
, tapi Pemerintah seperti biasa akan mengumumkan tanggal 1 Ramadhan pada malam Rabu, 10 Agustus 2010 M. Kalau pemerintah konsisten dengan kriteria yang digunakan, maka kemungkinan akan menetapkan tanggal 1 Ramadahan jatuh pada hari:

RABU, 11 Agustus 2010 M


4. NAHDLATUL ULAMA yang menggunakan kriteria Rukyatul Hilal belum menetapkan tanggal 1 Ramadhan, karena menunggu hasil Rukyat pada tanggal 29 Sya'ban/10 Agustus 2010.
Kalau melihat ketinggian hilal yang ada dan keadaan cuaca yang akhir-akhir ini kurang mendukung, maka kemungkinan akan
menetapkan tanggal 1 Ramadahan jatuh pada hari:

KAMIS, 12 Agustus 2010 M
Terusannya - Ramadhan 1431 H

Selasa, 08 Juni 2010

Gerhana Bulan Sebagian - 26 Juni 2010

Di bulan Juni ini akan terjadi gerhana yang berupa Gerhana Bulan Sebagian (GBS). Sebagaimana yang telah kita ketahui, bahwa Gerhana Bulan terjadi apabila Bulan, Bumi dan Matahari berada dalam posisi sejajar, sehingga cahaya matahari yang menyinari bulan akan terhalang oleh Bumi. Dengan kata lain Gerhana Bulan akan terjadi pada saat bulan sedang dalam fase oposisi (purnama).



Pada saat gerhana, Bulan hanya akan tertutup sebagian, karena hanya sebagian Bulan saja yang masuk wilayah Umbra Bumi. Oleh karena itu disebut Gerhana Bulan Sebagian (GBS).

Adapun Gerhana Bulan Sebagian ini akan terjadi pada:

Sabtu, 26 Juni 2010 M / 13 Rajab 1431 H


Masuk Penumbra (P1) jam 15:57:21 WIB

Mulai Gerhana (U1)
17:16:57 WIB

Puncak Gerhana
18:38:26 WIB

Akhir Gerhana (U4)
19:59:50 WIB


Keluar Penumbra (P4) jam 21:19:34 WIB


Gerhana bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, Bulan terbit di sebagian wilayah Indonesia dalam keadaan gerhana.

Mudah-mudahan dengan moment seperti ini bisa mengingatkan kita akan keagungan Allah SWT. dan mempertebal keimanan kita. Aamin...

Sebagaimana yang tercantum dalam sebuah hadits, bahwa jika kita menyaksikan gerhana (Matahari atau Bulan) maka kita dianjurkan untuk melaksanakan SHALAT GERHANA (Kusuf atau Khusuf) dengan disertai takbir, shadaqah dan berdo'a.

*mohon untuk disebarkan

Terusannya - Gerhana Bulan Sebagian - 26 Juni 2010

Minggu, 10 Januari 2010

Gerhana Matahari Cincin 2010

Di akhir bulan Muharram 1431 H, tepatnya hari Jum'at, 29 Muharram 1431 H. / 15 Januari 2010 M. akan terjadi Gerhana Matahari Cincin (GMC) atau Annular Solar Eclipse yang pusatnya di Samudera Hindia. Gerhana ini melintasi wilayah Afrika dan Asia, dimulai dari Afrika, India, Srilanka, Myanmar dan berakhir di China.


Di Indonesia, gerhana akan terlihat sebagai Gerhana Matahari Sebagian (bukan Cincin) dan hanya bisa disaksikan di sebagian wilayah Indonesia khususnya bagian Barat, diantaranya: Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Utara dan Jawa bagian Barat.


Berikut waktu gerhana untuk Kota Bandung (Pajagalan):

Mulai Gerhana = 14:39:13 WIB
Pertengahan Gerhana = 15:18:19 WIB

Akhir Gerhana = 15:54:5 WIB



Kota lainnya (waktu GMT)*:
1. Balikpapan, Mulai 08:06:16 | Tengah 08:36:57 | Akhir 09:05:43
2. Banda Aceh, Mulai 06:37:58 | Tengah 08:19:51 | Akhir 09:44:24
3. Tanjungkarang, Mulai 07:23:16 | Tengah 08:17:42 | Akhir 09:06:34
4. Banjarmasin, Mulai 08:04:23 | Tengah 08:31:59 | Akhir 08:58:01
5. Bengkulu, Mulai 07:06:50 | Tengah 08:16:09 | Akhir 09:16:47
6. Jakarta, Mulai 07:32:26 | Tengah 08:18:43 | Akhir 09:00:53
7. Jambu, Mulai 08:02:16 | Tengah 08:37:11 | Akhir 09:09:39
8. Manado, Mulai 08:30:02 | Tengah 08:45:15 | Akhir 09:00:01
9. Medan, Mulai 06:49:46 | Tengah 08:22:24 | Akhir 09:40:09
10. Padang, Mulai 06:56:44 | Tengah 08:17:49 | Akhir 09:27:19
11. Palembang, Mulai 07:17:10 | Tengah 08:21:06 | Akhir 09:17:26
12. Palu, Mulai 08:20:21 | Tengah 08:39:40 | Akhir 08:58:13
13. Pekanbaru, Mulai 07:00:57 | Tengah 08:21:58 | Akhir 09:31:15
14. Pontianak, Mulai 07:32:26 | Tengah 08:31:09 | Akhir 09:23:08
15. Samarinda, Mulai 08:05:09 | Tengah 08:38:09 | Akhir 09:08:57
16. Semarang, Mulai 07:57:21 | Tengah 08:22:11 | Akhir 08:45:47
17. Surakarta, Mulai 08:04:57 | Tengah 08:21:42 | Akhir 08:37:51
18. Yogyakarta, Mulai 08:02:44 | Tengah 08:20:39 | Akhir 08:37:55
19. Singapore, Mulai 07:10:04 | Tengah 08:26:24 | Akhir 09:32:05

Terkait dengan gerhana, Rasulullah memerintahkan ummatnya untuk berdo'a, bertakbir, shalat dan bershadaqoh.

*untuk waktu lokal, tinggal ditambah 7 jam untuk WIB dan 8 jam untuk WITA
Terusannya - Gerhana Matahari Cincin 2010

Kamis, 31 Desember 2009

Gerhana Bulan - Awal Januari 2010

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah." HR. Bukhari

Di saat sebagian orang merayakan tahun baru 2010, di saat itu pula akan terjadi penomena alam sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah SWT, yaitu Gerhana Bulan. Gerhana bulan terjadi apabila posisi Bumi terletak di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya Matahari yang sampai ke Bulan akan terhalangi oleh Bumi.


Gerhana bulan kali ini akan teramati sebagai Gerhana Bulan Sebagian (GBS) atau Partial Lunar Eclipse, di mana hanya sebagian kecil dari bulan yang terhalangi. Dan gerhana ini akan teramati di seluruh wilayah Indonesia.

Gerhana terjadi pada hari Jum’at, 01 Januari 2010 M/15 Muharram 1431 H:

Mulai Gerhana = 01:52:44 WIB
Pertengahan Gerhana = 02:22:39 WIB
Akhir Gerhana = 02:52:42 WIB


Ketika terjadi gerhana baik Matahari atau Bulan disunnahkan untuk melaksanakan shalat Khusuf, yaitu shalat sunnat 2 raka'at, tiap raka'at membaca dua kali fatihah dan surat dengan dua kali ruku dan sujud. Selain shalat, dianjurkan pula untuk bertakbir, berdo'a dan bershadaqah.

*lihat edaran PP Persis tentang gerhana
Terusannya - Gerhana Bulan - Awal Januari 2010

Kamis, 17 Desember 2009

Muharram 1431 H

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram..." (At-Taubah : 36)

Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan Allah), yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Setiap bulan Muharram ada anjuran untuk shaum sunnat "Tasu'a 'Asyuro", yaitu tanggal 9 dan 10 Muharram. Dan pada tahun 1431 H ini akan ada "Gerhana Bulan Sebagian" di mana disunnatkan untuk shalat gerhana, semoga saja kita tidak melewatkannya.

Seperti biasa menurut hasil perhitungan MoonCalculator 6.0 Dr. Manzur Ahmed sebagai berikut:

Ijtimak terjadi hari Rabu, 16 Desember 2009 M/29 Dzul Hijjah 1430 H pukul 12:03:18 GMT atau hari Rabu, 16 Desember 2009 M pukul 19:03:18 WIB

Matahari terbenam di kota BANDUNG pukul 18:04:41 WIB
Tinggi Hilal : -2° 14’ 39”
Elongasi : 2° 39’ 47”
Umur Bulan : -
Lama Bulan di atas Ufuq : -
Azimut Matahari : 246° 15’ 08”
Azimut Bulan : 243° 49’ 53”
Posisi Bulan dari Matahari : 2° 25’ 15” ke arah selatan

Ketinggian Hilal ketika Matahari terbenam adalah -2° 14’ 39” atau sudah berada di bawah ufuq, maka bulan Dzul Hijjah 1430 H digenapkan menjadi 30 hari, dan awal tahun baru Hijriyah (1 Muharram 1431 H) jatuh pada hari:

Jum'at, 18 Desember 2009 M.

Persatuan Islam (PERSIS) dalam Almanak Islamnya:
Ijtima' akhir Dzul Hijjah 1430 H jatuh pada hari Rabu, 16 Desember 2009 pukul 19:03:48 WIB.
Tinggi hilal pada waktu Maghrib di Pelabuhanratu -1° 05’ 48.2”.
Tinggi hilal pada waktu Maghrib di Jayapura -3° 19’ 48.4”.
1 Muharram 1431 H jatuh pada hari Jum'at, 18 Desember 2009 M.
Terusannya - Muharram 1431 H

Minggu, 15 November 2009

Dzul Hijjah 1430 H - Idul Adha

Bulan Dzul Hijjah merupakan bulan terakhir dalam kalender Hijriyah, di bulan ini ada kewajiban Ibadah Haji bagi Umat Islam yang mampu untuk melaksanakannya, dan bagi yang belum mampu disunnahkan untuk melaksanakan shaum 'Arofah (tanggal 9) dan Shalat 'Idul Adha juga Qurban (tanggal 10).

Untuk tahun 1430 H ada kesempatan untuk merukyat hilal, karena posisinya memungkinkan untuk dilihat. Berikut hasil perhitungan awal bulan Dzulhijjah berdasarkan moon calculator v6.0:

Ijtimak terjadi hari Senin, 16 Nopember 2009 M Pukul 19:14:27 GMT atau
Hari Selasa, 17 Nopember 2009 M Pukul 02:14:27 WIB


Lokasi Bandung 6° 57' LS, 107° 37' BT
Matahari terbenam pukul : 17:51:23 WIB
Azimut Matahari : 250° 33’ 26”
Tinggi Hilal : 4° 46’ 56”
Sudut Elongasi : 7° 51’ 00”
Umur Bulan : 15 Jam 38 Menit
Lama Bulan di atas Ufuq : 28 menit 54 detik
Bulan terbenam pukul : 18:20:17 WIB
Azimut Bulan : 245° 52’ 42”
Posisi Bulan dari Matahari : 4° 40’ 44” ke arah Selatan


Dari hasil perhitungan di atas, kemungkinan besar awal Dzul Hijjah akan bareng.

Di bawah ini beberapa kemungkinan dan ketetapan tanggal 1 Dzul Hijjah 1430 H menurut kriteria yang umum digunakan di Indonesia:

1. Rukyatul Hilal: kemungkinan besar hari Rabu, 18 Nopember 2009 M. karena hilal sangat mungkin terlihat jika cuaca mendukung.
2. Wujudul Hilal: hari Rabu, 18 Nopember 2009 M. karena hilal sudah wujud.
3. Imkanur Rukyat: hari Rabu, 18 Nopember 2009 M. karena ketinggian hilal lebih dari 2° derajat
4. Rukyat Global: menunggu keputusan Saudi (Rabu atau Kamis).

Jadi secara umum di Indonesia tanggal 1 Dzul Hijjah 1430 H insya Allah jatuh pada hari:

Rabu, 18 Nopember 2009 M


dan IDUL ADHA jatuh pada hari:

Jum'at, 27 Nopember 2009 M


Bagi yang akan mencoba melaksanakan pengamatan hilal Dzulhijjah, sebagai berikut:

- Pengamatan dilakukan pada hari Selasa, 17 Nopember 2009 M menjelang terbenam Matahari.
- Menghadaplah ke langit Barat sejak mulai terbenamnya Matahari sampai terbenamnya Bulan.
- Pada saat terbenam Matahari berada di Azimut + 251°, atau + 19° dari arah Barat ke Selatan.
- Bulan akan berada di sebelah Selatan (kiri) dari kedudukan Matahari, sehingga bentuk lengkungan cahayanya akan miring ke kiri.

Selamat mencoba...!

Terusannya - Dzul Hijjah 1430 H - Idul Adha

H o m e

Simple Layout by Village Idiot Savant